Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ramadhan dan Nuzulul Qur'an

Bulan Ramadhan selain sebagai bulan yang di dalamnya semua umat Islam berkewajiban melaksanakan puasa, bulan ini juga merupakan bulan turunnya al-Qur'an. Pada bulan Ramadhan inilah untuk pertama kalinya wahyu Allah diturunkan kepada Nabi Muhammad saw., yang diturunkan untuk memberi petunjuk kepada umat manusia. Dalam banyak literatur dan terlepas dari adanya perbedaan, kebanyakan ulama menyatakan bahwa untuk pertama kalinya wahyu Allah diturunkan pada tanggal 17 Ramadhan. Oleh karena itu, setiap malam 17 Ramadhan diperingati sebagai malam turunnya al-Qur'an (nuzulul Qur'an), sehingga banyak umat Islam yang mengadakan kegiatan-kegiatan pada malam 17 Ramadhan ini.

Dalam beberapa pendapat juga ada yang mengatakan bahwa malam 17 Ramadhan juga merupakan malam lailatul qadar (malam yang terbaik dibandingkan dengan seribu bulan), meskipun kebanyakan ulama menyatakan bahwa malam lailatul qadar itu ada pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan. Terlepas dari berbagai perbedaan yang ada, hal yang mungkin ada baiknya kita pahami adalah apa sebenarnya esensi dari pewahyuan atau penurunan wahyu Allah itu. Apakah yang harus kita lakukan setelah al-Qur'an itu diturunkan, apakah kita hanya membaca dan membacanya saja tanpa mengamalkan isinya, atau kita menjadikan al-Qur'an sebagai pedoman hidup kita dengan terus berusaha mewujudkan ajaran-ajaran yang ada di dalamnya?, karena itu adalah perintah Allah, sehingga hidup dan kehidupan selalu berada pada bimbingan-Nya.

Lebih dari itu dengan memomentum nuzulul Qur'an ini, tentu ada baiknya juga ketika kita bisa memahami adanya semacam reformasi pada waktu itu, dimana umat manusia pada waktu itu berada kejahiliyahan diajak menuju kebaikan dan kebenaran (ketauhidan, dst.), sehingga kita sedapat mungkin juga melakukannya. Ada baiknya nilai-nilai semacam reformasi itu perlu dilakukan pada diri kita sendiri atau juga untuk masyarakat, dan umat manusia pada umumnya. Tentu saja reformasi dalam perkataan, perbuatan, sikap, dan tingkah laku kita, menuju ke arah yang lebih baik, termasuk reformasi dalam ibadah kita.

Tanggal 17 Ramadhan adalah merupakan hari bersejarah dalam Islam, karena pada tanggal tersebut wahyu Allah diturunkan kepada Rasul-Nya, Nabi Muhammad saw. Wahyu yang pertama kali diturunkan tidak lain adalah surat al-'Alaq ayat 1-5. Wahyu yang pertama yang diturunkan Allah ini berisi tentang perintah membaca, sebagaimana tersurat pada ayat yang pertama, iqra' yang dalam banyak terjemahan diartikan bacalah. Jika dipahami secara sederhana perintah membaca yang ditujukan kepada Rasulullah, mungkin kurang tepat, karena Rasul adalah orang yang ummiy (mungkin masih ada sementara orang yang memahami ummi itu tidak bisa baca dan tulis, tapi ada baiknya membaca buku Quraish Shihab, karena yang dimaksud tidak seperti itu, dan mungkin saya tidak akan menjelaskan, hal ini sudah saya kutip dalam buku Teologi Pembacaan).

Sebagaimana dalam buku Quraish Shihab (Membumikan al-Quran) yang juga saya kutip dalam buku saya tersebut, bahwa perintah membaca itu tidak mengharuskan ada hitam di atas putih, harus ada tulisan, tidak sama sekali. Ini memang salah satu kandungan arti dari perintah membaca, tetapi kalau membaca hanya dipahami harus ada tulisan, maka pemahaman ini tentu sangat rigit. Kandungan makna atas iqra' (membaca) adalah membaca, membaca tulisan, membaca alam, membaca kondisi/fenomena masyarakat; merenungkan, mengkaji, meneliti, dan kegiatan-aktivitas lainnya, termasuk menuntut ilmu atau mengikuti berbagai forum ilmiah dan pendidikan. Selanjutnya, aktivitas membaca itu harus didasari dengan nilai-nilai ketuhanan, dengan menyebut nama Allah (iqra' bismi rabbika). Hal ini tidak lain, agar proses pembacaan yang dilakukan tidak keliru, berjalan sesuai dengan aturan Tuhan, dan akhirnya selalu mengagungkan Kebesaran Tuhan dan semakin menjadikan pembaca itu beriman dan bertakwa, keimanan dan ketakwaannya semakin mendalam.

Tulungagung, 11 April 2023

Posting Komentar untuk "Ramadhan dan Nuzulul Qur'an"