Usia Merdeka (45 Tahun)
Pada awalnya, manusia dilahirkan di dunia ini melalui proses yang panjang, sebuah proses yang tidak bisa disederhanakan dan catatan ini tidak termasuk untuk menyederhanakannya. Pada hakekatnya manusia itu diciptakan dari jenis laki-laki dan perempuan dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Allah memberikan kelebihan maupun keistimewaan pada manusia dibandingkan dengan makhluk-makhluk lainnya.
Dalam proses kelahiran itu, ada yang sehat walafiat hingga tumbuh kembang menjadi manusia dewasa dan baru meninggal di saat tua renta, ada yang pada usia muda sudah dipanggil Allah, ada yang saat lahir langsung dipanggil Allah, dan bahkan sebelum dia lahir Allah telah memanggilnya. Semua atas kehendak Allah SWT dan tidak satu pun yang bisa menghalanginya maupun menolaknya.
Hidup dan mati memang menjadi rahasia Allah SWT., dan bahkan hidup dan mati itu boleh jadi merupakan ujian dan cobaan. Bagi yang diberi hidup maka diuji dan dicoba seberapa maksimal usahanya dalam mengabdi beribadah kepada Tuhannya; apakah mereka berada dalam tuntunan dan bimbingan Ilahi robbi, atau mereka jauh dan menjauh dari-Nya. Apakah hidup dan kehidupan ini sudah digunakan dengan sebaik-baiknya, penuh dengan ibadah, kemanfaatan, keberkahan dan lain sebagainya atau belum; umur yang panjang apakah sudah digunakan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi kematian atau belum, dan seterusnya dengan sekian banyak pertanyaan lainnya.
Umur seseorang tentunya dimulai dari angka yang paling kecil: usia 1 hari, 1 minggu, 1 bulan, hingga berusia 1 tahun, 10 tahun, 20 tahun, 30 tahun, 50 tahun, bahkan mungkin ada yang diberi umur lebih dari 100 tahun misalnya. Hal yang mungkin perlu dipahami adalah bahwa bukan lama atau tidak, panjang atau pendeknya usia manusia yang menentukan, tetapi selama hidup digunakan untuk apa saja itulah yang penting dan itu pula yang akan dimintai pertanggung jawaban. Lebih baik umur yang pendek tetapi penuh dengan ibadah dan kebaikan-kebaikan, dan akan lebih baik lagi jika umur yang panjang bisa digunakan untuk ibadah, sekian banyak kebaikan dan kemaslahatan umat.
45 tahun bukan waktu yang singkat, 45 tahun bukan angka yang sedikit, 45 tahun sebuah perjalanan yang panjang. Jika Allah SWT akan memberikan umur 70 tahun atau 80 tahun, maka berarti sisa 25 tahun atau 35 tahun lagi, dan itu artinya tidak ada separo dari umur yang sudah dijalani. Apalagi jika umur yang diberikan oleh Allah SWT lebih pendek dari itu, maka sisa umur yang ada tentu lebih pendek lagi. Siapa pun, dimana pun dan berapa pun umur yang diberikan, semua tidak ada yang tahu, umur/usia bagian dari rahasia Ilahi, Allah SWT. Maka mengisi hidup dengan ibadah, berbuat baik dan bermanfaat sudah seharusnya dan menjadi kewajiban siapa pun demi kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat kelak.
Tulungagung, 01 Agustus 2022

Posting Komentar untuk "Usia Merdeka (45 Tahun)"